Ruam vaksinasi bayi berusia 18 bulan biasanya disebabkan oleh reaksi alergi terhadap vaksin, dapat ditangani di bawah bimbingan dokter melalui pengaturan hidup, pengobatan oral, pengobatan topikal dan cara-cara lain untuk meringankan gejalanya. 1. Manajemen kehidupan: orang tua harus memperhatikan untuk menghindari menggaruk tangan bayi secara berlebihan, untuk menghindari invasi bakteri atau kuman di tangan, sehingga mengakibatkan bagian ruam yang lebih serius. Jangan makan makanan pedas dan merangsang dalam waktu dekat, dan jangan mencuci daerah yang terkena dengan air yang terlalu panas, agar tidak menyebabkan iritasi. 2. Obat oral: antihistamin seperti Levocetirizine Hydrochloride Oral Solution dan Desloratadine Dry Suspension dapat dikonsumsi secara oral di bawah pengawasan dokter untuk meredakan gejala reaksi alergi pada bayi. 3. Obat topikal: Jika ruamnya besar dan disertai dengan gejala gatal yang jelas, losion gliserin dapat dioleskan ke area yang terkena, tetapi tidak boleh dioleskan ke mata jarum. Jika perlu, obat hormonal juga harus digunakan untuk pengobatan, seperti tablet deksametason dan krim mometason furoat. Orang tua disarankan untuk membawa bayi mereka ke dokter tepat waktu, dan obat harus diberikan secara ketat sesuai dengan saran dokter, tidak sembarangan, untuk menghindari komplikasi serius.