Kentut lama dapat disebabkan oleh kebiasaan makan dan pola makan yang buruk, gangguan pencernaan, gangguan flora usus, sembelit dan tukak lambung. Pengobatannya adalah dengan memperbaiki kebiasaan makan dan minum, mengonsumsi tablet gastrointestinal dan domperidone, tablet lactobacillus, cecrops, omeprazole, dan bismuth potassium citrate.
1. Kebiasaan makan dan minum yang buruk: Makan terlalu cepat dan makan makanan yang menghasilkan gas seperti lobak akan menyebabkan kentut berlebihan setiap hari. Oleh karena itu, mengunyah secara perlahan saat makan, menghindari makanan yang menghasilkan gas dan makan lebih banyak sayuran yang mengandung serat seperti seledri dapat mengurangi jumlah kentut.
2. Gangguan pencernaan: Jika Anda mengalami gangguan pencernaan, buang air besar yang tidak normal, dan masalah lainnya, hal ini juga dapat menyebabkan kentut berlebihan. Hal ini dapat diobati dengan alat bantu pencernaan seperti tablet gastrointestinal dan stimulan gastrointestinal seperti domperidone.
3. Gangguan flora usus: Jika flora usus terganggu, proses fermentasi makanan akan menghasilkan banyak gas, yang menyebabkan kentut berlebihan setiap hari. Hal ini dapat diobati dengan agen mikroekologi seperti tablet laktobasilin.
4. Sembelit: Kotoran menumpuk di usus dalam waktu yang lama dan menghasilkan banyak gas melalui fermentasi, yang dapat menyebabkan kentut berlebihan setiap hari. Hal ini dapat diobati dengan obat pencahar seperti pembuka botol dan laktulosa. Namun, obat ini harus digunakan di bawah bimbingan dokter dan tidak boleh digunakan dalam jangka waktu yang lama.
5. Tukak lambung: Tukak lambung dapat menyebabkan penurunan kemampuan penyerapan dan pencernaan saluran pencernaan, yang menyebabkan kentut berlebihan setiap hari, yang dapat diobati dengan obat-obatan seperti omeprazole dan obat lain yang menghambat sekresi asam lambung, serta bismut kalium sitrat dan obat pelindung mukosa lambung lainnya.
Ada banyak penyebab kentut tua, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk mengklarifikasi penyebab penyakitnya, dan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari kejengkelan kondisi.