Cegukan adalah sebutan umum untuk hiccups. Kanker dapat muncul dengan cegukan, tetapi cegukan bukanlah manifestasi spesifik dari kanker dan tidak selalu merupakan tanda awal kanker.
Cegukan paling sering terjadi setelah rangsangan dingin, makan terlalu cepat, atau setelah makan kenyang, dan biasanya bersifat episodik dan merupakan mekanisme perlindungan tubuh. Bila sering terjadi atau berlangsung selama lebih dari 24 jam, cegukan dianggap refrakter dan sebagian besar disebabkan oleh penyakit. Pada kanker, seperti tumor perut, erosi yang terus-menerus dapat terjadi dengan gejala-gejala seperti gangguan pencernaan dan nyeri perut.
Selain itu, cedera batang otak, peningkatan tekanan intrakranial, pankreatitis dan penyakit lainnya dapat menimbulkan gejala cegukan, sehingga cegukan bukanlah manifestasi spesifik dari kanker. Kanker yang berbeda mungkin memiliki tanda awal yang berbeda, misalnya, kanker usus besar dapat dilihat sebagai perubahan kebiasaan buang air besar, penurunan berat badan, dll., yang harus didiagnosis oleh dokter profesional.