Cara mengonsumsi suplemen asam folat secara ilmiah untuk calon ibu

Dengan perkembangan masyarakat, semakin banyak wanita yang memiliki pengetahuan tertentu tentang persiapan kehamilan, dan akan mengonsumsi suplemen asam folat dalam jumlah sedang sebelum kehamilan. Bagi calon ibu, suplementasi asam folat bahkan merupakan hal yang sangat penting. Jika seorang wanita hamil kekurangan asam folat, hal ini dapat menyebabkan malformasi tabung saraf pada janin, malformasi mata, bibir dan langit-langit mulut, kardiovaskular, gastrointestinal dan organ lainnya, dan juga dapat meningkatkan risiko preeklampsia dan solusio plasenta pada wanita hamil. Jadi, bagaimana seharusnya kita menambah asam folat secara ilmiah? 1, kapan mulai menambah asam folat dapat diambil dari persiapan tiga bulan pertama kehamilan untuk dimakan hingga tiga bulan pertama kehamilan, atau bahkan seluruh kehamilan dapat diambil. 2, asam folat bagaimana cara melengkapi? (1) Makan makanan yang kaya asam folat: seperti sayuran berdaun hijau tua segar, kacang-kacangan, biji-bijian, dll.; buah-buahan segar seperti jeruk, stroberi, ceri, pisang, kiwi, dan sebagainya. Makanan lain seperti hati hewan, unggas, dan telur juga kaya akan asam folat. (2) Obat-obatan: Sebelum hamil, Anda dapat mengonsumsi persiapan asam folat tunggal, dan setelah hamil, Anda dapat mengonsumsi multivitamin (yang mengandung asam folat), seperti Elavil, Fosfol, Matna, dll. Ada berbagai jenis tablet asam folat tunggal yang tersedia di pasaran. Ada dua jenis tablet asam folat tunggal yang beredar di pasaran, yang satu hanya mengandung 0,4 mg (400 mcg) asam folat dalam setiap tablet, dan yang lainnya mengandung 5 mg asam folat dalam setiap tabletnya. Calon ibu harus memilih yang pertama, jadi jangan sampai salah pilih. Rata-rata calon ibu dapat mengonsumsi 0,4 mg per hari sebagai persiapan dan selama awal kehamilan. Namun, calon ibu yang kekurangan asam folat perlu menambah asam folat, yang harus dikonsumsi sesuai dengan petunjuk dokter. Kekurangan asam folat dapat ditentukan dengan menguji gen MTHFR. Asupan harian asam folat yang direkomendasikan untuk wanita hamil dalam Asupan Referensi Nutrisi Makanan untuk Penduduk Tionghoa (edisi 2013) oleh Masyarakat Nutrisi Tionghoa adalah 0,6 mg, dengan maksimum 1 mg. 3. Jika saya tidak mengonsumsi asam folat 3 bulan sebelum kehamilan, apakah saya perlu meningkatkan jumlah asam folat setelah kehamilan yang tidak direncanakan? Jika kehamilan terdeteksi, asam folat harus segera ditambahkan, tetapi tidak perlu menambah dosis. 4. Apakah mengonsumsi asam folat selama persiapan kehamilan akan mempengaruhi menstruasi? Tidak, asam folat tidak mempengaruhi ovulasi ovarium dan sumbu endokrin dalam tubuh. 5 . Apakah tidak akan ada kelainan pada janin setelah mengonsumsi asam folat? Apakah saya masih perlu melakukan pemeriksaan kehamilan? Tentu saja tidak, suplementasi asam folat hanya dapat mencegah beberapa kelainan bentuk janin, kelainan bentuk janin terkait dengan banyak faktor, untuk melahirkan bayi yang sehat dan cerdas, calon ibu tidak boleh malas, silakan pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan kehamilan.