Telur tidak dianjurkan selama diare.
Diare dapat menjadi salah satu gejala penyakit seperti radang usus, polip usus, dan kanker usus yang disebabkan oleh infeksi mikroba seperti virus atau bakteri. Selama diare, gerakan peristaltik saluran cerna dipercepat, dan mukosa usus mungkin juga mengalami penurunan kapasitas penyerapan karena kongesti dan oedema. Selain diare, gejala seperti sakit perut dan perut kembung dapat terjadi.
Telur sebagai makanan yang kaya akan protein, energi, serat makanan, kolesterol, vitamin, kalsium, seng dan nutrisi lainnya, dapat dikonsumsi dalam jumlah kecil untuk menambah nutrisi untuk meningkatkan kebugaran fisik, tetapi jika dikonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti sakit perut, muntah, diare, dan gejala lainnya.
Mengonsumsi telur saat Anda mengalami diare dapat meningkatkan beban pada saluran usus dan memperparah gejala diare, sehingga tidak disarankan untuk mengonsumsi telur saat Anda mengalami diare.