Kuantifikasi D-dimer adalah alat pemantauan darah yang digunakan untuk mengamati ada tidaknya trombosis dalam tubuh. Kuantifikasi D-dimer juga merupakan salah satu alat yang paling penting untuk menilai efektivitas pengobatan trombosis. D-dimer adalah produk pemecahan dari proses pembekuan darah setelah sistem pembekuan tubuh diaktifkan. D-dimer juga terdapat dalam tubuh dalam kondisi normal, tetapi menghilang dengan cepat. Ketika trombosis vena dalam terjadi di dalam tubuh, tingkat D-dimer meningkat secara dramatis. Pengujian D-dimer kuantitatif juga dapat digunakan untuk mengevaluasi pengobatan pasien dengan pembekuan darah. Untuk mengobati pembekuan darah, antikoagulan heparin, antiplatelet aspirin dan trombolisis urokinase sering digunakan. Proses ini menghasilkan peningkatan D-dimer yang cepat, sehingga tes kuantitatif D-dimer dapat digunakan untuk menilai terapi trombolitik. Jika tes kuantitatif D-dimer tidak normal, maka penting untuk menindaklanjuti di bagian bedah vaskular rumah sakit.