Area koronal, umumnya disebut sebagai sulkus koronal, terletak di antara kepala penis dan leher penis. Perbaikan jangka panjang sensitivitas koronal pria dapat dicapai dengan terapi fisik, terapi psikologis dan pembedahan.
1. Fisioterapi: Ini termasuk tidur telanjang, mengenakan celana longgar dan pijat aktif. Tidur telanjang dan mengenakan celana panjang longgar terutama untuk mengurangi rangsangan pada kelenjar oleh benda-benda eksternal sehari-hari dan memungkinkan tubuh bagian bawah untuk berolahraga dalam kehidupan sehari-hari.
Pasien juga dapat berinisiatif untuk memijat, memegang kulup penis dengan satu tangan dan menariknya ke belakang dengan erat, sementara ibu jari dan telunjuk tangan yang lain digenggam ke dalam sebuah cincin untuk memijat kelenjar dan sulkus koronal. Melalui terapi fisik untuk jangka waktu tertentu, sensitivitas alur koronal pria akan mengalami peningkatan jangka panjang.
2. Terapi psikologis: yang utama adalah mengalihkan perhatian saat berhubungan seks, ketika berhubungan seks dengan mengamati langit-langit, atau melihat sekeliling, serta berfantasi tentang hal-hal lain untuk mengalihkan perhatian dari seks itu sendiri untuk mengurangi sensitivitas daerah koronal pria.
3. Terapi bedah: terapi bedah saat ini terutama untuk mengangkat beberapa ujung saraf dari alur koroner, sehingga kemampuan sensorik pasien terhadap alur koroner berkurang. Pembedahan ini memiliki risiko yang besar dan memerlukan kehati-hatian.
Pria dengan sensitivitas koroner memerlukan perawatan standar di bawah bimbingan dokter untuk menghindari penundaan.