Pencegahan utama kekeringan hidung adalah memperbaiki lingkungan kerja dan tempat tinggal, memakai masker saat banyak debu, memperhatikan ventilasi dan kelembaban. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, Anda dapat menggunakan humidifier di rumah untuk meningkatkan kelembapan lingkungan, dan memakai masker saat keluar rumah untuk menjaga kelembapan rongga hidung. Penyakit ini sulit disembuhkan, tetapi perawatan yang tepat dapat mengurangi gejalanya secara signifikan. Perhatikan nutrisi dan suplementasi vitamin. Saline, minyak peppermint, dan larutan garam glukosa 5% dapat diberikan beberapa kali sehari untuk meningkatkan kelembapan mukosa hidung. Jika terjadi kekeringan dan pengerasan pada hidung, hal-hal berikut ini harus diperhatikan: 1. Mengisi ulang air pada waktunya untuk memastikan kebutuhan fisiologis normal tubuh dan untuk meletakkan dasar bagi sistem perlindungan diri pada hidung agar kembali normal. 2. Jangan gunakan jari Anda untuk menggali lubang hidung dan kerak. Ada banyak bakteri di tangan Anda, sementara menggali secara paksa ditambah dengan kerak tidak hanya gagal membersihkan rongga hidung, tetapi juga merobek dan menggores mukosa hidung, sehingga memicu rinitis lebih cepat. 3. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, yang terbaik adalah melakukan pencucian hidung dengan air garam. Cara ini dapat secara efektif mengatasi kekeringan pada rongga hidung dan dapat melembutkan, mengencerkan, serta membilas kerak yang mengering tanpa merusak rongga hidung. Kabut air itu sendiri dapat segera meredakan kekeringan, dan setelah menggunakannya untuk jangka waktu tertentu untuk mengembalikan osilasi normal silia hidung dan sekresi normal lendir yang tertutup, gejala kekeringan akan hilang, dan efeknya pada kekeringan pada rongga hidung dan kerak sangat baik.