I. Apa tindakan pencegahan bagi pasien glaukoma setelah pembedahan? 1. Minum obat Anda sesuai dengan petunjuk dokter Anda dan tinjau ulang secara teratur. 2. Perlu juga dicatat bahwa setelah operasi anti-glaukoma, semakin rendah tekanan pada mata, semakin baik. Jika Anda mengalami pembengkakan dan nyeri mata pasca operasi, atau bahkan sakit kepala dan mual, Anda harus mencari pertolongan medis. Waspada terhadap perkembangan glaukoma ganas dan segera cari pertolongan medis! Jika Anda tidak mengalami ketidaknyamanan setelah operasi, Anda juga harus menindaklanjuti tepat waktu. Hal ini untuk memungkinkan pengamatan tekanan intraokular, ketajaman visual, folikel konjungtiva, bilik mata anterior dan fundus mata yang dioperasi secara tepat waktu. Pada beberapa pasien, TIO masih tinggi setelah pembedahan: 1. Jika Anda dapat mengontrol TIO dengan obat penurun TIO, Anda perlu terus mengontrol TIO dengan obat. 2. Mereka yang tidak dapat mengontrol TIO dengan obat penurun TIO perlu dioperasi lagi. Pada sebagian pasien, meskipun TIO terkontrol dalam kisaran normal setelah pembedahan, mungkin masih ada penurunan progresif dalam fungsi visual. Oleh karena itu, diperlukan tindak lanjut secara teratur! Tidak ada perbandingan mutlak antara pasien yang berbeda dan jenis glaukoma yang berbeda dalam hal pendekatan bedah dan respons pasca-operasi. Oleh karena itu, penting untuk tidak membandingkan diri Anda dengan orang lain, karena hal ini bisa menambah kekhawatiran Anda! Pada beberapa kasus glaukoma refrakter (misalnya glaukoma neovaskular), prognosis untuk pembedahan relatif buruk dan pasien perlu memperhatikan perubahan pada mata yang dioperasi itu sendiri. Pasien harus belajar mengukur TIO mereka dengan jari (merasakan tingkat tekanan dengan jari mereka sendiri) dan memijat bola mata mereka sendiri. Jika Anda merasa bahwa TIO Anda meningkat, Anda harus mencari pertolongan medis! Selama beberapa hari pertama setelah operasi, adalah normal untuk mengalami sedikit sensasi benda asing dan mata merah pada mata yang dioperasi, yang tidak perlu dikhawatirkan. Pastikan Anda mengikuti petunjuk dokter dan minum obat tepat waktu, jangan menambah atau mengurangi sesuka hati! Hindari aktivitas berat setelah pembedahan dan cobalah untuk beristirahat dengan tenang. Hindari menggosok mata yang dioperasi. Cuci muka dan mandi dengan lembut dan jangan biarkan air masuk ke mata Anda. Tidak boleh membungkuk untuk mencuci rambut selama 2 minggu setelah operasi. Pertimbangkan hal-hal berikut ini dalam kehidupan pasien glaukoma: 1. Pemeriksaan rutin: terutama perubahan ketajaman penglihatan, lapang pandang, dan cakram optik. Biasanya setiap tiga bulan atau enam bulan sekali. 2. Jangan menggunakan obat secara sembarangan. Bacalah petunjuk obat dengan seksama sebelum menggunakannya. Hal ini karena sebagian obat dapat menyebabkan peningkatan tekanan mata. 3.Hindari penggunaan mata yang berlebihan dan jangan menundukkan kepala terlalu lama saat membaca buku. 4.Hindari cahaya yang tidak cukup dan jangan terlalu lama berada dalam kegelapan. 5, hindari tindakan yang menyebabkan peningkatan tekanan perut, seperti: membungkuk berlebihan, menundukkan kepala, menahan napas, aktivitas menahan beban. 6, hindari kemarahan: perubahan suasana hati yang berlebihan. 7, perhatikan pola makan: pola makan harus ringan, makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan, jaga agar usus tetap terbuka, hindari sembelit; cobalah untuk tidak makan atau kurangi makan makanan yang pedas dan menjengkelkan; hindari merokok, hindari alkohol, hindari minum teh kental.