Apakah sindrom nefrotik tidak dapat disembuhkan setelah terjadi edema?

Pernyataan bahwa sindrom nefrotik tidak dapat disembuhkan setelah terjadi edema tidak dapat diandalkan. Terjadi atau tidaknya oedema tidak selalu berkaitan dengan efek terapi sindrom nefrotik, yang terutama bergantung pada manifestasi patologi ginjal dan respons masing-masing pasien terhadap obat. Gejala klinis sindrom nefrotik ditandai dengan edema, dan sebagian besar pasien mengalami edema pada tungkai bawah atau seluruh tubuh. Derajat oedema dan proteinuria juga tidak sepenuhnya paralel, dan tidak ada korelasi yang jelas dengan derajat dan jenis kerusakan patologi ginjal. Faktor utama yang mempengaruhi efektivitas pengobatan untuk sindrom nefrotik adalah jenis kerusakan patologis dan perbedaan individu dalam merespons obat. Sebagai contoh, efek terapi nefropati tipe lesi mikroskopis cenderung sangat baik, sedangkan glomerulopati dengan kapiler mesangial proliferatif merespons terapi hormonal dengan kurang baik. Efek pengobatan juga terkait dengan perbedaan individu, beberapa pasien akan sulit mendapatkan kesembuhan. Kesimpulannya, sindrom nefrotik dengan edema bukannya tidak dapat diobati, dan disarankan agar pasien dengan sindrom nefrotik harus berkonsultasi dengan rumah sakit tepat waktu, menyelesaikan pemeriksaan yang relevan di bawah bimbingan dokter, dan melakukan pengobatan aktif.