Aspek pertama dari ADHD adalah defisit perhatian. Anak-anak ini memiliki rentang perhatian yang sangat pendek dan mudah teralihkan, sering gagal menyaring rangsangan yang tidak relevan dan sering bereaksi terhadap berbagai rangsangan, yang berakibat pada kurangnya perhatian di kelas, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi pada pekerjaan rumah, dll. Aspek kedua adalah hiperaktif. Dibandingkan dengan anak-anak seusianya, mereka hiperaktif, tidak dapat duduk dengan tenang di kelas, menggeliat dan bergerak di tempat duduknya, dan bahkan berdiri tiba-tiba. Mereka bahkan mungkin berdiri secara tiba-tiba dan berjalan ke podium sehingga membuat anak-anak lain tertawa. Selain itu, ia mungkin melakukan hal-hal kecil, seperti bermain dengan karet atau penggaris. Anak-anak ini cenderung melakukan sesuatu secara impulsif tanpa memikirkan konsekuensinya dan cenderung berkelahi dan bertengkar dengan anak-anak. Mereka mungkin berdiri untuk menjawab pertanyaan sebelum guru selesai. Area keempat adalah gangguan kognitif dan kesulitan belajar. Anak-anak ini mengalami kesulitan belajar karena gangguan kognitif mereka, dan banyak dari mereka yang memiliki prestasi akademik yang buruk. Area kelima adalah gangguan perilaku emosional, yang sering disertai dengan kecemasan, depresi, rendah diri, dan sebagainya.