Tiba-tiba detak jantung bertambah cepat dan tubuh tidak memiliki energi, yang mungkin disebabkan oleh hipoglikemia, aritmia jantung, gagal jantung, dan penyakit lainnya.
1. Hipoglikemia: Hal ini dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti genetika atau obat-obatan, yang mengakibatkan kadar glukosa serum yang lebih rendah, suplai energi yang tidak mencukupi ke seluruh sel tubuh, dan kekurangan energi. Pada saat yang sama, kondisi ini menyebabkan sistem saraf simpatik menjadi bersemangat, yang mengakibatkan gejala-gejala seperti detak jantung yang cepat secara tiba-tiba, kegelisahan, dan keringat berlebih.
2. Aritmia jantung: sebagian besar disebabkan oleh berbagai penyakit jantung organik, denyut ventrikel terlalu cepat, dan pasien akan mengalami detak jantung yang cepat secara tiba-tiba disertai dengan kelemahan, berkeringat, dan gejala lainnya.
3. Gagal jantung: karena kerusakan miokard, disfungsi kontraksi diastolik miokard yang menyebabkan denyut ventrikel cepat, atau karena curah darah jantung tidak cukup untuk mempertahankan metabolisme jaringan yang menyebabkan suplai darah tidak mencukupi, sehingga mengakibatkan detak jantung yang cepat secara tiba-tiba, panik, kekurangan energi, sesak napas dan gejala lainnya.
Ada juga penyebab lain dari detak jantung yang tiba-tiba cepat dan kekurangan energi, seperti gangguan elektrolit, hipertensi dan penyakit lainnya. Dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk pemeriksaan dan perawatan seperti yang ditentukan oleh dokter setelah penyebabnya diklarifikasi.