Gangguan sirkulasi mikro adalah gangguan sirkulasi yang terjadi pada pembuluh darah kapiler antara arteri mikro dan vena mikro. arteri mikro dan vena mikro merupakan lokasi utama pertukaran oksigen dan energi dalam tubuh, dan terjadinya gangguan sirkulasi mikro akan mempengaruhi fungsi berbagai organ di dalam tubuh. 1. Gangguan sirkulasi mikro yang terjadi pada otak akan mengakibatkan suplai darah yang tidak mencukupi ke otak, hingga menyebabkan pusing, sakit kepala atau insomnia, melamun, neurastenia, dan pada kasus yang parah, dapat menyebabkan infark otak serta gejala-gejala lainnya. 2. Gangguan sirkulasi mikro yang terjadi pada sistem kardiovaskular akan menyebabkan suplai darah yang tidak mencukupi ke otot jantung, sehingga menimbulkan gejala sesak dada, panik jantung, dan aritmia dan angina, Gangguan mikrosirkulasi yang terjadi pada sistem kardiovaskular akan menyebabkan suplai darah yang tidak memadai ke otot jantung, sehingga menimbulkan gejala sesak dada, panik jantung, aritmia dan angina. 3. Gangguan mikrosirkulasi yang terjadi pada sistem pernafasan akan menyebabkan sesak dada dan sesak napas, batuk, asma, dan bronkitis. 4. Gangguan mikrosirkulasi yang terjadi pada sistem pencernaan akan menyebabkan disfungsi lambung, malabsorbsi, dan tukak lambung. Terjadinya gangguan mikrosirkulasi pada tungkai bawah akan menyebabkan vaskulitis dan varises. 5. Terjadinya gangguan mikrosirkulasi pada ginekologi akan menyebabkan dismenorea, haid tidak teratur, kram perut, dan fibroid uterus. Karena terdapat banyak lokasi gangguan sirkulasi mikro, timbulnya penyakit ini sangat bergantung pada lokasi di mana gangguan sirkulasi mikro terjadi.