Nutrisi umumnya mencakup karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air, dan serat makanan. 1. Karbohidrat: Karbohidrat terutama berasal dari zat yang mengandung pati, seperti beras, millet, mie, roti kukus, jagung, gandum, dll. Proporsi karbohidrat dalam total kalori tubuh dapat mencapai sekitar 60%. 2. Protein: Protein biasanya berasal dari protein hewani dan protein nabati. Protein hewani mengacu pada berbagai produk daging, susu, dan telur. Protein nabati termasuk tahu, susu kedelai, kacang tanah dan kacang-kacangan. Makanan berprotein menyumbang sekitar 15 persen dari total kalori dalam tubuh. 3. Lemak: Lemak terutama berasal dari jeroan hewan dan berbagai minyak dan lemak, menyumbang sekitar 25 persen dari tubuh manusia. 4. Vitamin: seperti vitamin C, vitamin A, vitamin B, vitamin yang terlibat dalam metabolisme tubuh dari berbagai nutrisi, untuk menjaga pembuluh darah normal, penglihatan, metabolisme dan fungsi fisiologis lainnya sangat penting, terutama pada sayuran dan buah-buahan. 5. Mineral: seperti kalium, zat besi, magnesium, kalsium, dll., Sangat penting bagi tubuh, dengan pemeliharaan keseimbangan elektrolit tubuh dari peran fisiologis sayuran dan buah-buahan utama, daging, telur, dan sebagian besar makanan lainnya. 6. Air: Meskipun air tidak menyediakan energi yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi memiliki peran menjaga suhu tubuh, tetapi tubuh manusia untuk mempertahankan aktivitas kehidupan adalah salah satu zat yang sangat diperlukan. 7. Serat makanan: Serat makanan adalah sumber makanan probiotik, terutama untuk membantu pembentukan tinja dan meningkatkan gerak peristaltik gastrointestinal, terutama ditemukan pada buah-buahan dan sayuran. Anda juga perlu menjaga pola makan yang seimbang untuk melengkapi berbagai macam nutrisi.