Dalam beberapa tahun terakhir, proyek “pengangkatan benang yang terkubur dan pemahatan benang” telah memasuki visi para pencari kecantikan. Alasan mengapa ada perbedaan antara kulit orang berusia 30 tahun dan 20 tahun adalah karena lemak, otot dan kulit tidak berada pada posisi yang sama seperti saat Anda berusia 20 tahun. Kulit telah mengendur, bergeser, dan terus turun seiring bertambahnya usia. Apa sebenarnya benang yang digunakan untuk thread sculpting? Apakah ada bentuk yang berbeda? Apakah bentuk yang berbeda-beda itu berpengaruh pada hasilnya? Benang yang digunakan untuk memahat benang adalah: Polylactone-Caprolactone-X-Factor, Polydioxanone PPDO, PDO dan benang protein, benang PPDO dan benang Polylactone-Caprolactone-X-Factor yang umum digunakan. Secara teoretis, hanya ada dua jenis benang: satu bergigi dan satu lagi halus, tanpa gigi: spiral, berganda, panjang dan pendek, tebal dan tipis, dll. Alasan mengapa begitu banyak benang yang didesain, yaitu, karena masing-masing benang bekerja pada bagian tubuh yang berbeda untuk menghasilkan efek yang berbeda. Sedangkan untuk bentuk benang, desain benang secara langsung menentukan efek pengangkatan! Hal ini bervariasi dari satu orang ke orang lain, tergantung pada masalah spesifik yang ingin diatasi. Setiap orang memiliki masalah kekenduran wajah yang berbeda. Apakah ada hubungan langsung antara jumlah benang dan hasil akhir? Tidak ada korelasi langsung antara jumlah benang dan hasil akhir! Hal ini hanya terkait dengan desain dan penempatan wajah secara keseluruhan. Untuk mencapai hasil yang diinginkan, penting untuk berkomunikasi sepenuhnya dengan dokter Anda sebelum operasi sehingga ia memahami kondisi kulit Anda, tingkat kekenduran kulit Anda. Serta kemampuan kulit Anda untuk memproduksi kolagen, mengembalikan elastisitas, dll. Pada tingkat kulit yang mana benang ditanamkan? Apakah ada bedanya jika ditanam dangkal atau dalam? Area yang berbeda ditanam pada tingkat yang berbeda. Misalnya, apel harus dikubur lebih dalam, ke dalam lapisan lemak, yang sebenarnya adalah “selulit”. Ini adalah massa besar lemak yang telah bergeser ke bawah dan melorot. Garis harus mengangkat bantalan lemak, sehingga harus dikubur relatif dalam. Ini berarti terkubur di lapisan lemak yang dangkal di bawah dermis. Beberapa orang memiliki lemak yang sangat tipis, jadi kami melakukannya relatif dalam, tergantung pada ketebalan lapisan lemak orang tersebut. Selain itu, semua area lainnya dikubur secara dangkal, yaitu di subdermis, sangat dekat dengan kulit. Misalnya: di sekitar mata, di sekitar bibir. Apa perbedaan antara benang PPDO dan PDO, serta benang protein dan benang faktor kaprolakton-X PLA? Ada perbedaan mendasar. Benang protein sebagian besar dimurnikan dari protein hewani, yang bersifat alergen, dimurnikan secara artifisial dan tidak murni secara kimiawi. Garis PDO dan PDO, di sisi lain, murni kimiawi, tidak dimurnikan dari hewan, dan lebih aman, sedangkan PPDO adalah pemurnian lebih lanjut dari PDO. Lini Polycaprolactone-X-Factor sangat populer karena memiliki X-Factor khusus yang ditambahkan untuk memperpanjang waktu penyerapan dan meningkatkan produksi kolagen baru, sehingga memungkinkan untuk mencapai periode pembatasan lebih dari tiga tahun dengan perawatan pasca operasi yang baik. Apakah benang protein dapat diserap oleh tubuh? Dapatkah ketiga jenis benang diserap dan dimetabolisme oleh tubuh? Ya, mereka dapat dimetabolisme. Hanya benang protein yang dihilangkan karena beberapa orang mengalami kemerahan dan bengkak setelah perawatan. Sedangkan PPDO memiliki efek samping yang lebih sedikit dan jauh lebih aman. Area mana yang cocok untuk tanam benang? Apakah bisa digunakan di sekitar mata dan bibir? Tidak. Tanam benang cocok untuk pengencangan seluruh wajah. Kaki gagak di sekitar mata dan garis-garis marionette di sekitar bibir dapat dilakukan, dan ada juga benang khusus untuk area mata. Area peri-mata dan peri-bibir adalah area khusus karena tidak ada lemak di bawahnya dan kulit di bawahnya berotot, jadi cobalah untuk menggunakan benang yang halus daripada benang besar yang bergerigi. Benang dangkal dapat membungkus dan mengangkat setelah satu bulan ditanam, sedangkan benang yang lebih dalam lebih kuat sekitar tiga bulan. Mengenai waktu perawatan: benang yang lebih dalam mulai rusak dalam waktu sekitar 180 hari dan dapat dipertahankan selama 2-3 tahun dalam satu sesi, sedangkan benang polylactide caprolactone dengan tambahan faktor X dapat mencapai lebih dari tiga tahun, semuanya dimetabolisme menjadi karbohidrat dan dikeluarkan dari tubuh, tanpa residu.