Hemiplegia bukanlah cerebral palsy dan merupakan kondisi klinis yang umum terlihat pada berbagai gangguan. Cerebral palsy adalah kelainan yang salah satu jenisnya adalah hemiplegia. Oleh karena itu, kedua konsep tersebut perlu dibedakan.
Hemiplegia, juga disebut hemiplegia, mengacu pada pengurangan atau hilangnya fungsi motorik tungkai atas dan bawah pada satu sisi tubuh, yaitu tungkai atas dan bawah pada sisi tubuh yang sama, dengan kekuatan otot yang berkurang atau tidak ada. Hemiplegia adalah gejala paling umum dari lesi serebrovaskular, seperti stroke dan pendarahan otak, dll. Ketika lesi serebrovaskular terjadi, fungsi otak akan rusak pada tingkat yang berbeda-beda, yang mengakibatkan pembatasan fungsi saraf yang mempersarafi salah satu sisi tungkai.
Cerebral palsy, juga dikenal sebagai lumpuh otak, mengacu pada kerusakan otak non-progresif pada bayi dan anak kecil sejak sebelum lahir hingga satu bulan setelah lahir karena berbagai alasan, yang dapat dimanifestasikan sebagai kelainan gerakan bawaan dan berbagai tingkat keterbelakangan mental.
Hemiplegia adalah nama gejala dan cerebral palsy adalah nama penyakit, keduanya terkait dengan kerusakan otak, tetapi bukan konsep yang sama. Ada subtipe cerebral palsy yang disebut cerebral palsy hemiplegia. Hemiplegia bukanlah cerebral palsy.
Dianjurkan untuk mencari pertolongan medis jika ada penyakit yang terjadi.