Tidak ada cara tercepat untuk menurunkan kreatinin darah. Kreatinin darah yang meningkat mungkin terkait dengan faktor fisiologis seperti makan daging secara berlebihan, olahraga berat, dll. Kreatinin darah dapat diturunkan dengan pengaturan pola makan dan istirahat. Hal ini juga dapat disebabkan oleh faktor patologis seperti penyakit ginjal, perfusi ginjal yang tidak mencukupi, obstruksi pasca ginjal, dll. Kreatinin darah dapat diturunkan dengan istirahat dan pengobatan.
1. Diet fisiologis: seperti konsumsi daging yang berlebihan, olahraga berat, dll. dapat menyebabkan peningkatan produksi kreatinin darah, yang mengakibatkan peningkatan kreatinin darah. Setelah penyesuaian pola makan dan istirahat yang tepat, kreatinin dapat dikurangi secara bertahap.
2. Faktor patologis:
(1) Penyakit ginjal: Penyakit ginjal itu sendiri dapat menyebabkan penurunan laju filtrasi glomerulus, penurunan ekskresi kreatinin, dan peningkatan kreatinin darah. Glomerulonefritis yang dimediasi oleh respon imun yang tidak normal seperti nefritis lupus biasanya diobati dengan imunosupresan, seperti morfin teicoplanin.
(2) Perfusi ginjal yang tidak memadai: stenosis arteri ginjal, diare, asupan yang tidak mencukupi, dan lain-lain dapat menyebabkan perfusi ginjal yang tidak memadai, sehingga mengakibatkan penurunan output urin, penurunan ekskresi kreatinin, dan peningkatan kreatinin darah. Pasien pada tahap akut harus beristirahat dengan ketat, dukungan nutrisi, berhenti menggunakan obat nefrotoksik, jika perlu, implantasi stent yang layak.
(3) Obstruksi pasca ginjal: peningkatan kreatinin darah dapat disebabkan oleh obstruksi pasca ginjal seperti batu ginjal, harus minum lebih banyak air, pengangkatan batu tepat waktu.
Ketika kreatinin darah ditemukan meningkat, disarankan untuk menyelesaikan pemeriksaan yang relevan di bawah bimbingan dokter profesional, untuk mengklarifikasi penyebab peningkatan kreatinin darah dan kemudian mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan, jangan minum obat tanpa izin.