Apakah pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik memerlukan nebulisasi jangka panjang?

Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik biasanya tidak memerlukan nebulisasi jangka panjang.
Eksaserbasi akut penyakit paru obstruktif kronik mungkin memerlukan terapi inhalasi nebuliser, seperti inhalasi nebuliser suspensi terbutalin budesonide. Pengobatan dengan inhalasi nebuliser dapat membantu mengurangi gejala pasien dan mempercepat pemulihan dari penyakit.
Namun, terapi inhalasi jangka panjang biasanya tidak dianjurkan untuk pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) ketika kondisinya stabil. Selama periode stabil penyakit paru obstruktif kronik, Anda dapat mengikuti petunjuk dokter untuk secara teratur menghirup beberapa obat jenis aerosol yang dikemas dengan baik, seperti tiotropium bromida, indacaterol griseofulvin bromida, budesonide formoterol aerosol, dan sebagainya.
Singkatnya, terapi inhalasi nebulised akan bermanfaat pada tahap akut penyakit paru obstruktif kronik, tetapi perlu digunakan secara wajar di bawah bimbingan dokter, dan bukan sebagai pilihan pengobatan pemeliharaan jangka panjang.