Mendengkur hanya untuk orang gemuk? Mendengkur hanya untuk pria? Mendengkur saat tidur?

Mendengkur = tidur nyenyak? Sejak kecil, selalu mendengarkan omelan ayah yang mengomel: “kamu mendengkur keras, membuatku semalaman tidak tidur, tapi dia tidur nyenyak ……” Tentang mendengkur, banyak orang yang beranggapan demikian: mendengkur adalah fenomena yang normal, menandakan tidur nyenyak. Jadi, apakah benar rumor tersebut? Dan dengarkanlah pakar medis Zheng yang akan menjawabnya untuk Anda satu per satu. Rumor 1: Mendengkur adalah fenomena umum, apakah performa tidur yang baik, identik dengan tidur yang nyenyak? Yang benar adalah bahwa mendengkur, juga dikenal sebagai mendengkur, dibagi menjadi dua bentuk, satu karena kelelahan, kelelahan yang disebabkan oleh dengkuran jinak, termasuk dalam fenomena fisiologis; ada juga mendengkur karena apnea, yang disebabkan oleh hipoventilasi, yang disebut sleep apnea hypopnoea syndrome, tidur adalah gangguan tidur di mana pernapasan berhenti dan melemah, termasuk dalam sejenis penyakit. Pendengkur jangka panjang atau pendengkur yang serius sering disertai dengan sindrom hipoventilasi apnea tidur, apnea, hipoventilasi, pengurangan oksigen dalam darah selama proses tidur. Rumor 2: Mendengkur adalah fenomena normal, bukan penyakit? Kebenaran mendengkur, kebanyakan orang tidak berpikir bahwa banyak pasien yang datang ke klinik merasakan dampak yang serius pada kehidupan dan kesehatan fisik sebelum datang ke klinik. Mendengkur juga merupakan faktor risiko independen untuk tekanan darah tinggi dan kecelakaan serebrovaskular, yang disebabkan karena mendengkur, kurangnya oksigen dalam tidur pasien, menyebabkan peningkatan eritrosit, peningkatan kekentalan darah, memperlambat aliran darah, mempercepat terjadinya aterosklerosis. Oleh karena itu, mendengkur harus memperhatikan diagnosis dan pengobatan dini untuk menghindari komplikasi, serta terjadinya kecelakaan lainnya. Rumor 3: Mendengkur adalah hak paten pria, wanita tidak mendengkur? Fakta: Setidaknya setengah dari pria berusia di atas 40 tahun memiliki gejala mendengkur. Mendengkur bukanlah hak paten pria, wanita juga mendengkur, yang berhubungan dengan tingkat sekresi hormon, wanita setelah menopause, mendengkur secara bertahap akan meningkat. Alasan mengapa populasi mendengkur pada wanita relatif kecil juga terkait dengan kebiasaan hidup wanita, seperti merokok, kurang minum, relatif tidak banyak yang mengalami obesitas. Menurut karakteristik mereka, ditambah dengan faktor fisiologis, mendengkur akan berkurang. Rumor 4: Hanya orang gemuk yang mendengkur, tetapi tidak dengan orang kurus? Yang benar adalah bahwa mendengkur sangat erat kaitannya dengan obesitas, tetapi mendengkur tidak sepenuhnya disebabkan oleh obesitas, tetapi juga karena faktor lain, seperti faktor keturunan atau bawaan, serta kebiasaan hidup yang buruk juga dapat menyebabkan mendengkur. Oleh karena itu, orang yang kurus juga akan muncul gejala mendengkur, hanya saja orang yang gemuk akan meningkatkan kemungkinan penyakit ini. Rumor 5: Selama mendengkur tidak mempengaruhi hidup Anda, itu bukan masalah? Yang benar adalah bahwa banyak orang tidak menganggap mendengkur dengan serius, dan ketika itu benar-benar mempengaruhi kehidupan mereka, itu sudah serius. Ketika Anda mengalami gejala mendengkur, disarankan agar Anda harus pergi ke rumah sakit biasa untuk melakukan pemantauan tidur, ke rumah sakit untuk tidur malam, itu akan memberi Anda pemantauan. Berapa derajat mendengkur, berapa banyak apnea, berapa banyak kekurangan oksigen yang dibutuhkan, berapa yang paling rendah, berapa yang rata-rata, pemantauan apnea tidur semuanya dapat diukur. Melalui hasil pemantauan ini dapat menentukan apakah Anda mengalami sindrom hipoventilasi apnea tidur. Rumor 6: Mendengkur tidak perlu diobati, akan sembuh dengan sendirinya? Fakta: Mendengkur jinak atau ringan dapat diobati dengan menurunkan berat badan, berhenti merokok, berhenti minum alkohol dan perubahan gaya hidup yang buruk atau mengubah posisi tidur; pasien yang didiagnosis dengan sleep apnea berat dan sindrom hipoventilasi melalui pemantauan tidur pernafasan (polisomnografi) dapat diobati dengan prosedur pembedahan atau memakai ventilator untuk mengobati mendengkur. Mendengkur yang berat dapat mempengaruhi kesehatan Anda dan orang lain secara serius, sehingga Anda harus memberikan perhatian yang cukup dan melakukan perawatan yang tepat. Rumor 7: Mendengkur hanya untuk orang dewasa, bukan untuk anak-anak? Yang benar adalah bahwa tidak hanya orang dewasa, tetapi juga banyak anak-anak yang menderita sleep apnea dan sindrom hipoventilasi. Jika tidak ditangani tepat waktu, hal ini dapat menyebabkan kurangnya perhatian mental, perkembangan intelektual yang terbelakang, dan prestasi akademik yang tidak memuaskan, yang mempengaruhi pertumbuhan tubuh dan pikiran yang sehat. Mendengkur adalah penyakit yang harus ditangani dengan serius, dan mendengkur yang serius dapat menyebabkan kematian. Karena mendengkur adalah penyakit yang berkembang saat tidur, maka mudah diabaikan oleh pasien atau anggota keluarganya, dan sering kali didiagnosis dengan penyakit penyerta lainnya. Para ahli mengingatkan bahwa jika diagnosis dini dan pengobatan tepat waktu dapat dilakukan, gejala dapat dihilangkan dan komplikasi dapat dikurangi. Selain itu, kita juga perlu melakukan tindakan pencegahan, olahraga teratur, menjaga kebugaran tubuh, kebiasaan makan yang wajar, kebiasaan tidur yang baik, agar kejadian mendengkur dapat dikurangi.