Sembelit pada lansia tidak dianjurkan untuk mengambil tinja dengan tangan, manipulasi yang tidak tepat dapat menyebabkan kerusakan mukosa usus, cedera dubur, dll., Dapat diatasi dengan air tambahan, pijat, pembuka botol topikal. Penyebab sembelit pada lansia terutama disebabkan oleh penurunan fungsi pencernaan, penggunaan obat dengan reaksi merugikan sembelit, faktor diet, kurang olahraga dan alasan lainnya. Lansia rentan mengalami konstipasi karena penurunan fungsi tubuh, melambatnya tonus dan gerakan peristaltik usus, serta rendahnya tonus otot-otot yang terlibat dalam buang air besar. Konstipasi dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatan seperti obat tekanan darah tinggi, pelemas otot, tablet kalsium, dan lain-lain, asupan makanan berserat yang terlalu sedikit seperti biji-bijian dan buah-buahan, dan air usus yang tidak mencukupi. Konstipasi pada lansia umumnya tidak diperbolehkan untuk mengambil tinja dengan tangan, karena manuver yang tidak tepat dapat menyebabkan luka pada dubur, pendarahan, infeksi, infeksi bakteri, dan sebagainya. Sembelit pada lansia dapat diatasi dengan menambah asupan air putih, meningkatkan asupan sayuran dan buah-buahan, memijat perut dan berolahraga, atau menggunakan obat pencahar topikal untuk melunakkan tinja dan melancarkan pengeluaran feses. Orang yang alergi harus berhati-hati, alergi terhadap produk ini dilarang. Sembelit lansia yang lama jika tidak kunjung sembuh, dianjurkan untuk mencari pertolongan medis tepat waktu, jangan mengorek tinja atau obat yang tidak resmi, agar tidak menyebabkan kerusakan pada tubuh atau menimbulkan reaksi yang merugikan.