Kurangnya buang air besar dapat disebabkan oleh sembelit, disfungsi saluran pencernaan, kebiasaan pola makan yang buruk, terutama melalui penyesuaian pola makan dan kebiasaan gaya hidup, serta pengobatan oral. 1. Penyesuaian pola makan dan kebiasaan hidup: perhatikan konsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya serat dalam makanan sehari-hari, seperti seledri, daun bawang, pisang, buah naga. Perbanyak asupan air putih, kurangi konsumsi makanan pedas dan makanan yang merangsang, serta perbanyak olahraga untuk meningkatkan gerak peristaltik usus. 2. Pengobatan (1) Obat pencahar: Saat ini, obat klinis yang umum digunakan termasuk larutan oral laktulosa, elektrolit polietilen glikol curah, dan obat lain. (2) Probiotik: obat yang umum digunakan termasuk Bifidobacterium dan Lactobacillus, dll., yang dapat menghambat bakteri patogen di saluran usus, menjaga peristaltik usus normal, dan menyesuaikan flora usus. (3) Enema: obat yang umum digunakan termasuk enema gliserin dan cecrops untuk aplikasi intra-anal. Jika sembelit jangka panjang tidak kunjung sembuh, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin untuk menghindari penundaan.