Kehilangan nafsu makan dan lemas setelah kemoterapi adalah efek samping yang umum terjadi pada kemoterapi, yang dapat diatasi dengan modifikasi pola makan dan obat-obatan.
1. Penyesuaian pola makan: Setelah kemoterapi kehilangan nafsu makan, disarankan agar pasien makan dalam porsi kecil dan lebih banyak buah dan sayuran segar, seperti bayam, seledri, sayuran hijau, apel, pisang, dan sebagainya. Makan lebih banyak makanan yang kaya akan protein berkualitas tinggi, seperti daging tanpa lemak, susu, telur, dll., selain tiga makanan utama dapat menjadi makanan tambahan yang moderat.
2. Pengobatan: Kehilangan nafsu makan setelah kemoterapi dapat disebabkan oleh gangguan pencernaan karena penggunaan obat kemoterapi, saat ini, Anda dapat mengonsumsi beberapa obat untuk meningkatkan daya lambung untuk memperbaiki gejala, seperti domperidone, cisapride, mosapride, dll. Penggunaan obat secara spesifik harus sesuai dengan petunjuk dokter. Obat-obatan tertentu harus diresepkan oleh dokter.
Kehilangan nafsu makan saat menggunakan obat kemoterapi terutama disebabkan oleh toksisitas saluran cerna yang disebabkan oleh obat kemoterapi, dan biasanya disertai dengan mual, muntah, dan gejala lainnya. Disarankan agar pasien menggunakan perawatan farmakologis dan non-farmakologis untuk memperbaiki gejala-gejala mereka di bawah bimbingan dokter.