Sindrom apnea, nama normatifnya adalah sindrom apnea tidur, yang menyebabkan kejang pada laring, merupakan keadaan darurat dan harus segera dikonsultasikan dan ditangani oleh dokter. 1. Perawatan umum: pertama-tama angkat rahang pasien dengan lembut, kemudian dilengkapi dengan oksigen dan perawatan pengereman; pada saat yang sama, secara aktif mengobati sindrom apnea tidur. 2. Perawatan bedah: Dalam keadaan darurat di mana dispnea laringospasme tidak dapat dihilangkan, pertimbangkan intubasi trakea atau trakeotomi untuk mencegah pasien dari sesak napas. Untuk pasien dengan sindrom apnea yang memiliki kelainan anatomi saluran napas bagian atas yang dapat diatasi dengan pembedahan, pendekatan pembedahan yang berbeda akan dipertimbangkan, tergantung pada bidang stenosis dan obstruksi. 3. Perawatan lain: misalnya menggunakan ventilator untuk memperbaiki gejala hipoksia pasien, sehingga memperbaiki laringospasme. Laringospasme yang disebabkan oleh sindrom apnea memerlukan konsultasi tepat waktu dan perawatan standar seperti yang ditentukan oleh dokter untuk menghindari konsekuensi serius seperti obstruksi saluran napas bagian atas.