Ada apa dengan mata yang berkedip-kedip?

Perasaan mata berkedip dapat disebabkan oleh faktor fisiologis, kelainan refraksi, kelainan vitreoretinal dan faktor lainnya.
1. Faktor fisiologis: diameter pupil manusia normal 2.5-4.0mm, di lingkungan gelap, diameter pupil semakin melebar, bila lebih dari 7.5mm dan menghadap ke sumber cahaya cenderung menimbulkan gejala silau, yaitu di sekitar sumber cahaya di sekitar lingkaran lingkaran cahaya, pasien akan dimanifestasikan sebagai sensasi berkedip objek visual.
2. Kelainan refraksi: karena daya refraksi mata yang berbeda pada meridian yang berbeda, cahaya paralel yang melalui sistem refraksi mata tidak dapat membentuk titik fokus, yang dapat menyebabkan munculnya astigmatisme, pasien juga dapat bermanifestasi sebagai penglihatan ganda, sensasi berkedip.
3. Kelainan vitreoretinal: dapat disebabkan oleh tubuh vitreous yang terlepas menarik retina setelah kondensasi, dan pasien akan memiliki indera penglihatan “kilat”, dan retina dapat mengalami degenerasi atau retakan.
Pasien dengan penglihatan yang berkedip-kedip harus berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin untuk mendapatkan diagnosis yang jelas, dan menjalani perawatan yang tepat di bawah bimbingan spesialis, yang akan membantu meringankan gejala yang tidak nyaman sesegera mungkin.