Hidronefrosis pada wanita hamil selama kehamilan memiliki faktor fisiologis, yang merupakan fenomena normal, dan faktor patologis, yang tidak normal dan perlu dianalisis secara khusus.
1. Faktor fisiologis: dengan membesarnya rahim pada kehamilan, terutama pada kehamilan lanjut, rahim yang membesar mudah menekan ureter, yang akan menyebabkan terjadinya hidronefrosis.
2. Faktor patologis:
Penyakit ginjal: jika ada kombinasi tekanan darah tinggi atau penyakit yang berhubungan dengan ginjal selama kehamilan, maka hal itu juga dapat menyebabkan wanita hamil mengalami hidronefrosis.
Batu ureter: batu saluran kemih atau penyakit ureter atau bahkan masalah kandung kemih dapat menyebabkan pasien mengalami hidronefrosis pada akhir kehamilan.
Wanita hamil yang menderita hidronefrosis perlu mencari pertolongan medis tepat waktu untuk mengetahui penyebab kondisi secara rinci melalui pencitraan dan tes lainnya, dan untuk mengobati kondisi tersebut tepat waktu.