Biasanya, tidak ada lendir beringus pada tinja anak. Jika terdapat lendir beringus dalam tinja, hal ini dapat mengindikasikan adanya gangguan pencernaan pada anak. Kedua, anak mungkin memiliki pola makan yang tidak tepat atau pola makan yang tidak terstruktur dengan baik, yang dapat menyebabkan pencernaan dan penyerapan yang buruk, yang mengakibatkan peningkatan sekresi lendir di usus. Ketiga, waspadai alergi makanan pada anak-anak. Telur dan susu adalah alergen yang paling umum. Beberapa anak yang memiliki alergi makanan mungkin menderita gejala pencernaan dan memiliki lebih banyak lendir hidung dalam tinja mereka. Keempat, perhatikan bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh pilek atau flu lokal.