Apa saja efek penggunaan ponsel secara teratur pada janin?

Kasus: Ponsel wanita hamil tetap berada di tangannya, janin berhenti berkembang Wang sudah hamil tiga bulan dan keluarganya sangat memperhatikannya, jadi dia mengambil cuti kerja lebih awal untuk pulang ke rumah dan menunggu persalinan. Dengan adanya orang tua yang merawatnya di rumah, Wang bahkan tidak beranjak dari tempat tidur dan tetap berada di tempat tidur dengan ponsel dan tabletnya setiap hari. Saat dia hamil empat bulan, dia pergi untuk pemeriksaan kehamilan dan menemukan bahwa bayinya jauh lebih kecil dari biasanya. Tidak ada cara untuk mengetahui apakah bermain dengan ponsel dan tablet adalah akar penyebab henti jantung janin Wang, tetapi dokter memperingatkan bahwa wanita hamil tidak boleh meninggalkan ponsel tanpa pengawasan selama kehamilan atau terpapar sinyal WI-FI dalam jangka waktu yang lama, karena paparan seperti itu akan berbahaya bagi kesehatan mereka. Studi 1: Wanita hamil sering bermain dengan ponsel dan bayi mereka cenderung terlahir hiperaktif Banyak ibu hamil yang bingung apakah ponsel memiliki efek pada mereka. Beberapa orang mengatakan bahwa ponsel memiliki efek yang relatif kecil terhadap radiasi manusia dan hampir tidak ada bagi ibu, tetapi yang lain mengatakan bahwa radiasi ponsel memiliki efek yang merugikan pada janin yang melekat jika digunakan secara teratur. Telah terbukti secara ilmiah bahwa jika seorang ibu hamil sering bermain dengan ponselnya, hal itu dapat menyebabkan anaknya lahir dengan ADHD. Penelitian terbaru di Universitas Yale menunjukkan bahwa jika seorang ibu terpapar dengan ponsel selama kehamilan, radiasi dapat mempengaruhi perkembangan otak janin dan menyebabkan perkembangan ADHD. Meskipun telah diketahui sejak lama bahwa janin dapat terpengaruh oleh radiasi ponsel, penelitian ini adalah yang pertama kalinya terbukti secara ilmiah. Oleh karena itu, terbukti secara ilmiah bahwa penggunaan ponsel yang sering oleh ibu hamil berdampak negatif pada perkembangan bayi. Para peneliti di Wyckoff Heights Medical Center di Amerika Serikat menemukan bahwa dering ponsel dapat membuat janin ketakutan dan mengganggu siklus tidur (bangun). Para peneliti mengikuti 28 residen kebidanan dan kandungan pada trimester kedua, antara tujuh dan sembilan bulan kehamilan, dan meminta mereka untuk membawa ponsel atau pager, yang diletakkan di dekat kepala janin, yang berdering lima kali setiap lima menit. Selama itu, para peneliti menggunakan ultrasound untuk mengamati reaksi janin. Hasilnya menunjukkan bahwa janin menunjukkan refleks terkejut ketika bel berbunyi, termasuk menoleh, membuka mulut, atau berkedip. Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa penduduk memiliki tingkat komplikasi kehamilan yang lebih tinggi dari rata-rata, termasuk kelahiran prematur, tekanan darah tinggi dan berat badan lahir rendah, saat mereka hamil dan sering membawa ponsel atau pager. Temuan baru ini tidak berarti bahwa membunyikan ponsel menimbulkan lebih banyak risiko selama kehamilan, “tetapi kami dapat mengatakan dengan pasti bahwa sering menggunakan ponsel dan pager dapat mengganggu siklus perilaku normal janin,” kata para peneliti seperti dikutip oleh US Healthy Living News. Cara menggunakan ponsel dengan benar selama kehamilan Seperti halnya TV, komputer, dan oven microwave, ponsel memancarkan radiasi elektromagnetik non-ionisasi tingkat rendah. Radiasi elektromagnetik non-ionisasi jauh lebih ringan daripada radiasi elektromagnetik; sedangkan radiasi pengion terutama berasal dari sumber radioaktif seperti sinar-X, mesin radioterapi dan CT scan, dan telah terbukti berbahaya bagi perkembangan janin. Radiasi non-pengion tidak mungkin membahayakan janin yang sedang berkembang karena berada di ujung bawah spektrum elektromagnetik. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan ponsel oleh wanita hamil dalam waktu singkat tidak berbahaya bagi kesehatan mereka. Namun, disarankan bagi wanita hamil untuk menggunakan ponsel dengan hati-hati, karena manusia belum cukup lama menggunakan ponsel untuk memahami konsekuensi dari penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, disarankan agar wanita hamil memperhatikan hal-hal berikut ini saat menggunakan ponsel: 1. Gunakan ponsel sesedikit mungkin Saat menggunakannya, berbicaralah dalam waktu singkat dan cobalah untuk mengirim pesan teks atau gunakan telepon rumah sebagai gantinya. 2. Gunakan saat sinyal ponsel kuat Nilai energi yang dipancarkan oleh ponsel tergantung pada kekuatan sinyal. Semakin kuat sinyalnya, semakin sedikit energi yang dibutuhkan untuk berbicara di ponsel, jadi untuk mengurangi radiasi, yang terbaik adalah menggunakannya saat sinyal ponsel kuat. Cobalah untuk tidak menggunakan ponsel saat sinyalnya buruk. Anda dapat menemukan tempat dengan sinyal yang lebih baik untuk melakukan panggilan, misalnya, di luar ruangan atau dekat dengan jendela. 3 . Gunakan headphone dengan bijak Cobalah untuk menambah jarak antara kepala Anda dan ponsel untuk mengurangi radiasi ke kepala Anda. 4. Jangan berbicara saat bepergian Sebaiknya tidak melakukan panggilan sambil berjalan saat bepergian. Hal ini karena ponsel perlu mencari sumber sinyal lagi selama bergerak, yang akan meningkatkan intensitas radiasi.