Kemarin, seorang orang tua datang menemui saya di Klinik Kesehatan Anak dan bertanya dengan cemas, “Dokter, apa bahaya ADHD?”, “Apakah bisa disembuhkan saat sudah dewasa?” “Apakah bisa disembuhkan ketika sudah besar nanti?” ADHD memang menyebabkan beberapa gangguan pada anak, seperti: 1. Kesulitan dalam mempertahankan perhatian: artinya, perhatian tidak dapat terkonsentrasi dengan baik dan bertahan dalam waktu yang singkat. Bagi anak-anak yang bersekolah, belajar adalah kerja keras yang berlangsung lama dan sulit bagi mereka, dan tidak mungkin tanpa minat. Memperhatikan di kelas dan menyelesaikan pekerjaan rumah tepat waktu adalah suatu keharusan, yang membutuhkan tingkat konsentrasi yang tinggi, dan mereka tidak bisa bermain-main seperti dulu. Namun, anak-anak dengan ADHD memiliki inisiatif dan motivasi diri yang buruk untuk belajar, melakukan gerakan-gerakan kecil di kelas, dan harus membiarkan orang tua mereka mengawasi pekerjaan rumah mereka. Pada saat yang sama, perhatian mereka sulit untuk dipertahankan, umumnya untuk siswa berusia 10-12 tahun untuk mempertahankan 40 menit belajar terus menerus tidaklah sulit, dan anak-anak ADHD sulit untuk melakukan hal ini. 2, pengalihan perhatian yang buruk: Perhatian anak-anak ADHD pada rentang yang lebih sempit, jumlah penguasaan jumlah yang jauh lebih sedikit daripada rata-rata anak, dan stabilitas perhatian yang buruk, sulit untuk mempertahankan perhatian, mereka tidak dapat memahami dan memahami isi teks secara penuh! dan prestasi akademik mereka sangat berfluktuasi. Hal ini mencerminkan luasnya perhatian mereka yang tidak mencukupi dan perhatian yang tidak stabil, dan bukan karena kecerdasan mereka yang rendah. Demikian pula, koordinasi mereka buruk, mereka tidak pandai mendistribusikan perhatian mereka, dan mereka sangat rentan terhadap gangguan. Penyelesaian tugas membutuhkan mata, telinga, otak, tangan, masing-masing, untuk mengontrol dan bekerja sama satu sama lain, seperti mata kelas untuk melihat buku, papan tulis, telinga untuk mendengarkan ceramah, tetapi juga menggunakan otak untuk berpikir, tangan untuk mencatat, maka mereka akan tampak sibuk, kewalahan. 3, perhatian pada orang miskin yang selektif: perhatian yang dibagi menjadi perhatian yang tidak disengaja dan perhatian yang disengaja. Perhatian tidak disengaja anak ADHD lebih dominan, perubahan lingkungan sekitar, munculnya rangsangan baru dengan mudah menimbulkan reaksi, perhatian yang disengaja pada sesuatu tetapi tidak dapat melihat. Ketika mereka mengerjakan pekerjaan rumah di rumah, mereka akan selalu mendengarkan percakapan orang dewasa dan suara-suara di luar jendela; dalam perjalanan ke sekolah, mereka juga akan tertarik dengan mainan di toko-toko dan lupa untuk pergi ke sekolah. Perhatian mereka tidak disadari dan tidak memiliki tujuan; mereka melihat dan melakukan apa pun yang mereka lihat, dan mereka tidak tahu apakah mereka harus melakukannya atau tidak. Adapun pertanyaan apakah anak ADHD dapat disembuhkan dengan sendirinya di masa dewasa, para ahli menjelaskan: dengan pendalaman penelitian tentang ADHD, kami dapat memberi tahu orang tua dengan pasti bahwa tanpa pengobatan aktif, sebagian besar anak tidak akan sembuh dengan sendirinya seiring bertambahnya usia, dan bahkan beberapa penyakit penyerta muncul secara perlahan seiring bertambahnya usia, seperti kesulitan belajar, gangguan emosi dan gangguan sosial, yang berdampak buruk pada kehidupan akademis, pekerjaan, dan sosial anak. Hal ini akan berdampak negatif pada kehidupan akademik, pekerjaan dan sosial anak. Orang tua tidak boleh mengambil risiko dan berpikir bahwa anak-anak mereka akan “mengatasinya” seiring bertambahnya usia.