Kedokteran pria mengacu pada disiplin ilmu komprehensif yang mengkhususkan diri dalam studi perubahan fisiologis dan patologis pada sistem genitourinari pria. Misalnya, peradangan sistem reproduksi pria, tumor, disfungsi seksual, kelainan bawaan sistem reproduksi pria, penyakit terkait pria lainnya. 1. Peradangan pada sistem reproduksi pria: epididimitis, vesikulitis seminalis, prostatitis, orkitis, dan sebagainya. 2. Tumor pada sistem reproduksi pria: kanker prostat, kanker testis, kanker penis, dll. 3. Disfungsi seksual pria: disfungsi ereksi, ejakulasi dini, ereksi penis yang tidak normal, dll. 4. Kelainan bawaan pada sistem reproduksi pria: hipospadia, hipospadia, preputium, kriptorkismus, dll. 5. Penyakit lain yang berhubungan dengan pria: hiperplasia prostat, varikokel, syringomyelia, torsio testis, dll. Jika Anda memiliki penyakit pada pria, disarankan agar Anda berkonsultasi dengan rumah sakit biasa tepat waktu.