Penyakit Hashimoto, juga dikenal sebagai tiroiditis limfositik kronis, tiroiditis Hashimoto, atau gondok Hashimoto, adalah penyakit tiroid autoimun dengan infiltrasi limfositik yang dominan. Penyakit ini paling sering terlihat pada wanita berusia 35-55 tahun dan umumnya memiliki perjalanan yang panjang. Tiroiditis Hashimoto dapat bersifat ganas, sekunder untuk hipertiroidisme atau hipotiroidisme, dan dapat dikombinasikan dengan penyakit autoimun lainnya. Insiden penyakit ini telah menunjukkan peningkatan yang nyata dalam beberapa tahun terakhir. Penyebab penyakit ini saat ini diakui sebagai penyakit tiroid autoimun, tetapi penyebab autoimunitas tidak sepenuhnya dipahami. Sebagian besar pasien dengan penyakit Hashimoto tidak memiliki gejala yang jelas pada tahap awal penyakit, dan mungkin muncul dengan kelemahan atau ketidaknyamanan leher. Manifestasi utama penyakit ini adalah sebagai berikut: 1. Pembesaran kelenjar tiroid: sebagian besar pembesaran difus. 2. Kompresi trakea: sebagian besar bermanifestasi sebagai ketidaknyamanan leher, dan beberapa mungkin bermanifestasi sebagai dispnea. 3. Fungsi tiroid yang tidak normal: hiper dan hipotiroidisme sekunder dapat terjadi. 4. Manifestasi lain: fibrosis kelenjar tiroid, hiperplasia juvenil, proptosis, dan tiroiditis atrofi, semuanya terjadi, tetapi kemungkinannya lebih kecil untuk terjadi. 5. Hipertiroidisme, hipotiroidisme, miastenia gravis, limfoma tiroid atau kanker: hal terpenting yang harus diperhatikan pasien adalah kombinasi penyakit Hashimoto dengan tumor tiroid. Penting untuk mencari saran medis segera setelah tumor tiroid terdeteksi untuk menghindari penundaan.