Mata pasien takut terhadap cahaya, yaitu fotofobia, yang mungkin disebabkan oleh konjungtivitis, keratitis, bulu mata yang terbalik, dan penyakit lainnya. 1. Konjungtivitis: Konjungtivitis adalah penyakit radang yang terjadi pada jaringan konjungtiva, penyebabnya antara lain infeksi, imunopatologi, rangsangan dari luar, dsb. Di bawah rangsangan radang, pasien dapat mengalami kongesti konjungtiva, rasa gatal, dan peningkatan sekresi serta gejala tidak nyaman lainnya, dan beberapa pasien juga dapat mengalami gejala fotofobia. 2. Keratitis: Keratitis adalah peradangan kornea yang disebabkan oleh faktor patogen eksogen atau endogen, ketika kemampuan pertahanan kornea melemah, patogen eksternal atau penyakitnya sendiri dapat menyebabkan peradangan kornea, dan pasien dapat mengalami nyeri mata, fotofobia, robekan dan gejala lainnya. 3. Bulu mata terbalik: pasien dengan bulu mata terbalik mungkin mengalami ketidaknyamanan seperti fotofobia, robekan dan nyeri mata karena arah pertumbuhan bulu mata yang tidak normal dan iritasi pada jaringan permukaan mata. 4. Lainnya: Selain itu, pasien dengan uveitis dan dilator pupil juga dapat mengalami ketidaknyamanan seperti fotofobia dan robekan. Dianjurkan agar pasien dengan fotofobia yang parah segera berkonsultasi dengan dokter untuk menilai kondisinya dan mengikuti instruksi dokter untuk pengobatan.