Di wilayah utara, iklim kering di musim dingin menyebabkan banyak orang mengembangkan duri di sekitar kuku mereka, tetapi apakah hal itu benar-benar disebabkan oleh kekurangan vitamin yang diisukan di internet? Tetapi apakah itu benar-benar disebabkan oleh kekurangan vitamin yang dirumorkan di internet? Para ahli menjelaskan bahwa kulit di sekitar kuku kita berbeda dengan bagian tangan lainnya. Kulit di dekat ujung proksimal lempeng kuku disebut lipatan kuku, dan bagian kulit ini tidak memiliki folikel rambut dan memproduksi sebum yang sangat sedikit. Di musim dingin, saat kulit kering, banyak orang terpapar sabun tangan, sabun mandi, dan deterjen, yang mengandung zat basa yang merusak lapisan sebasea ini, sehingga memperparah kekeringan pada kulit dan menyebabkan timbulnya duri. Tidak ada krim tangan yang dapat menggantikan sebum, jadi para ahli merekomendasikan untuk mengenakan sarung tangan lateks saat mencuci piring dan pakaian untuk mengurangi jumlah sesi mencuci tangan dan hilangnya sebum. Namun, untuk kontak yang tidak dapat dihindari dengan sabun tangan, deterjen, dan bahan pembersih lainnya, penting untuk mengoleskan krim tangan tepat waktu untuk melindungi kutikula yang lembab. Apa yang harus dilakukan jika Anda sudah memiliki duri Banyak orang mengatasi duri dengan mencabutnya secara langsung, yang meninggalkan bekas merah, berdarah, dan terkadang berdarah. Penting untuk tidak menarik atau menggigit duri, karena hal ini dapat menyebabkan luka pada kulit dan infeksi. Metode yang benar adalah memotong duri dengan rapi dengan gunting kuku yang tajam dan bersih dan memijat area di sekitar kuku dan buku-buku jari dengan krim tangan. Terakhir, sekali lagi, penting untuk diingat bahwa duri kuku sederhana pada dasarnya tidak terkait dengan kekurangan vitamin, jadi jangan sembarangan mengonsumsi suplemen vitamin dalam jumlah banyak, karena perawatan kulit adalah hal terpenting untuk mencegah duri kuku.