Aliran vagina seperti menstruasi terutama terlihat selama ovulasi, senggama, vaginitis, kanker serviks, dan penyebab lainnya.
1. Ovulasi: di bawah aksi estrogen, sekresi lendir serviks meningkat, lendir tipis dan transparan, tetapi tingkat tarikannya bisa lebih dari 10cm, tidak mudah pecah.
2. Selama senggama: selama senggama, wanita mengalami rangsangan seksual, dan peningkatan sekresi dari saluran reproduksi berperan dalam melumasi dan melindungi vagina.
3. Vaginitis: ketika terjadi infeksi bakteri dan trikomonas, cairan vagina menjadi lebih encer dan berbau khas.
4. Kanker serviks: Sebagian besar pasien kanker serviks mengalami keputihan berwarna putih atau berdarah, encer, encer, atau seperti bekatul dengan bau amis. Dan sering bermanifestasi sebagai perdarahan kontak vagina, yaitu perdarahan vagina setelah berhubungan seks atau pemeriksaan ginekologi.
Jika terjadi keputihan seperti menstruasi, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu, melakukan USG ginekologi, pemeriksaan sekresi vagina dan skrining kanker serviks serta pemeriksaan terkait lainnya untuk mengklarifikasi penyebab penyakit dan pengobatan tepat waktu.