Minum alkohol pada anak-anak dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, perut kembung, kerusakan sistem saraf pusat, kerusakan hati dan sebagainya.
Anak-anak berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan yang kritis, dan organ serta sistem tubuh mereka belum berkembang dengan baik, sehingga meminum alkohol dapat menyebabkan mual, muntah, sakit perut, kembung, dan gejala lainnya. Minum alkohol juga dapat merusak sistem saraf pusat anak, menyebabkan hilangnya ingatan dan konsentrasi, memperlambat proses berpikir dan mempengaruhi perkembangan intelektualnya.
Selain itu, alkohol dimetabolisme oleh hati, dan minum alkohol dapat dengan mudah merusak hati dan menyebabkan penyakit hati alkoholik. Alkohol juga membuat ketagihan, dan hukum nasional menetapkan bahwa anak di bawah umur tidak boleh minum alkohol.
Anak-anak berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, dianjurkan untuk mendapatkan gizi yang seimbang, makanan harus mencakup sereal dan kentang, daging, unggas, ikan dan jeroannya, susu, telur, kacang-kacangan dan produknya/kacang-kacangan, serta sayuran dan buah-buahan segar. Jangan makan berlebihan, hindari makanan pedas dan makanan yang merangsang, dan jangan merokok atau minum alkohol.