Gejala kelemahan otot betis

Gejala-gejala kelemahan otot betis adalah: 1. Sensasi subyektif: berjalan biasanya sulit, naik tangga terasa sakit dan lemah di betis, dan mudah lelah, gejala dapat sedikit berkurang setelah istirahat, dan sensasi rasa sakit, suhu, dan sentuhan berkurang. 2. Perubahan penampilan: penderita kelemahan otot betis dalam jangka waktu yang lama sering disertai dengan atrofi otot, yaitu betis menjadi lebih tipis, kulit kehilangan kilau, dan warna kulit tampak biru, gelap, serta sirkulasi darah yang buruk. 3. Pemeriksaan pasif: saat menggerakkan betis secara pasif, otot terasa lembek dan berat, serta tidak dapat melawan kekuatan eksternal dengan baik, yaitu tonus otot berkurang, dan refleks tendon melemah atau menghilang saat mengetuk sendi lutut, dll. Ada banyak penyebab kelemahan otot betis, termasuk neuropati perifer, miopati, herniasi lumbal, distrofi miotonik, hipokalemia, dll. Kita perlu secara aktif mencari penyebabnya dan mengobatinya secara simtomatis.