Tidak ada olahraga yang paling ditakuti untuk emfisema. Latihan yang cocok untuk pasien emfisema biasanya adalah pernapasan perut, pernapasan penyempitan bibir, latihan pengembangan dada, dan beberapa latihan aerobik seperti tai chi dan joging.
1. Pernapasan perut: pasien berbaring di tempat tidur, meletakkan kedua tangan di perut di sekitar pusar, menekan ke bawah dengan kedua tangan saat menghembuskan napas, mengangkat perut ke atas saat menarik napas, menghirup napas melalui hidung, dan mengembuskan napas dengan tindakan bersiul, menghembuskan napas selama mungkin, dan berlatih beberapa kali sehari.
2. Pernapasan kontraksi bibir: pasien menarik napas dalam-dalam dan mengencangkan bibir saat menghembuskan napas untuk menciptakan resistensi tertentu terhadap pernapasan, meningkatkan ventilasi dan pertukaran gas alveolar, mengeluarkan lebih banyak karbon dioksida, dan membantu melatih fungsi pernapasan paru-paru.
3. Latihan Ekspansi Dada: pasien akan meluruskan lengan, telapak tangan ke bawah, dan mengangkatnya rata ke depan, menjaga telapak tangan tetap di bawah, dan secara perlahan dan kuat melakukan ekspansi dada ke kedua sisi masing-masing, dan kemudian mengambilnya dari kedua sisi ke kedua sisi tubuh.
4. Selain itu, pasien juga dapat melakukan beberapa latihan fisik aerobik yang menenangkan untuk meningkatkan fungsi paru-paru pasien emfisema, seperti tai chi, jogging, yoga, dan sebagainya.
Pasien emfisema harus melakukan latihan fisik dan latihan fungsi pernapasan dengan cara yang tidak menyebabkan kelelahan atau hipoksaemia yang jelas. Latihan rehabilitasi di bawah bimbingan dokter dianjurkan.