Apa saja pantangan makanan untuk anak-anak dengan sindrom Tourette?

Hindari: Anak-anak dengan penyakit ini tidak boleh makan makanan yang digoreng seperti mie instan, shabu-shabu, atau kebab domba panggang, juga tidak boleh makan makanan yang berminyak dan manis atau makanan dingin. Makanan yang digoreng mudah melukai yin dan api, mie instan mengandung bahan tambahan dan pengawet yang merusak fungsi otak, makanan berlemak, manis dan berasa kental mudah menimbulkan dahak dan kekeruhan, serta makanan mentah dan dingin mudah merusak limpa dan lambung, sehingga limpa dan lambung tidak dapat berfungsi dengan baik. Semua yang tidak baik untuk kondisi tersebut, harus dihindari. Selain itu, minuman juga mengandung zat yang mengganggu fungsi otak, tidak disarankan untuk sering minum, apalagi bukan air putih setiap hari, orang tua harus memperhatikan agar anak lebih banyak minum air putih, lebih sedikit minum. Makanan yang direkomendasikan untuk anak-anak: otak dan sumsum tulang hewan: dikukus dan direbus dapat dimakan, sering makan dapat bermanfaat bagi ginjal untuk mengisi sumsum, meningkatkan konsentrasi dan daya ingat. Ikan segar dikukus (terutama ikan laut): ikan mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi perkembangan kecerdasan, makanan yang dikukus, lebih sedikit kerusakan bahan, memiliki efek menguntungkan. Bubur teratai biji teratai: teratai biji teratai dua obat ditambah nasi berbutir bulat yang dimasak menjadi bubur, dimakan sekali sehari di pagi hari, ada tonik ginjal dan limpa, ketenangan pikiran. Bubur ubi Poria: Bubuk Poria dan ubi segar yang direbus dengan tepung jagung secukupnya direbus menjadi bubur, dapat memperkuat limpa untuk membantu pengangkutan menghilangkan dahak dan kelembaban. Susu dan makanan alami yang mengandung air dan vitamin: yang paling cocok untuk konsumsi harian anak-anak, cobalah makan lebih banyak sayuran, jangan suplementasi sembarangan!