Apa yang salah dengan menggemeretakkan gigi?

Menggeretakkan gigi lama dapat berhubungan dengan mental, saraf, hubungan rahang dan faktor lainnya.
1. Mental: Penelitian telah menunjukkan bahwa kecemasan, depresi, ketakutan, kemarahan dan emosi lainnya adalah salah satu faktor penting dalam etiologi menggemeretakkan gigi.
2. Saraf: Menggeretakkan gigi berhubungan dengan disfungsi sistem saraf pusat, yang mungkin disebabkan oleh penggunaan obat-obatan psikotropika seperti obat penenang atau asetilkolin. Skizofrenia, epilepsi, penyakit Parkinson dan gangguan neurologis dan kejiwaan lainnya juga dapat menyebabkan gigi bergemeretak.
3. Hubungan gigi: Pertimbangkan bahwa pasien memiliki gangguan hubungan oklusal gigi, seperti gigi palsu yang tidak sesuai, gigi yang hilang dalam jangka panjang, keausan yang tidak merata pada kedua sisi gigi, dan sebagainya.
4. Lainnya: Selain itu, beberapa pasien dengan periodontitis rentan mengalami gigi gemeretak. Terjadinya pengertakan gigi juga berhubungan dengan disfungsi pencernaan, gangguan ventilasi tidur, merokok, alkoholisme, tekanan darah, dan faktor lainnya.
Disarankan agar orang yang menggemeretakkan gigi pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk meningkatkan pemeriksaan yang relevan, untuk mengklarifikasi penyebab spesifik, jika perlu, perlu bekerja sama dengan dokter untuk secara aktif merawat dan memperkuat manajemen kehidupan sehari-hari.