Anestesi inhalasi dicapai terutama melalui penghirupan gas tertawa, yang dihirup melalui masker hidung ke dalam paru-paru, diserap ke dalam sirkulasi darah dan kemudian melalui otak untuk menekan sistem saraf pusat, sehingga mencapai sedasi. Menghirup gas tertawa tidak hanya sekedar gas tertawa, biasanya dihirup bersamaan dengan oksigen, yang disesuaikan dengan rasio dan konsentrasi tertentu untuk mencapai sedasi yang optimal pada pasien. Konsentrasi gas tertawa tidak terlalu tinggi dan lebih rendah dari konsentrasi gas tertawa yang digunakan dalam anestesi umum di ruang operasi, sehingga lebih aman dan dapat diandalkan, dan efeknya lebih pasti.