Aspirin, atau tablet salut enterik aspirin, paling baik dikonsumsi bersamaan dengan makan untuk meminimalkan iritasi saluran cerna.
Tablet salut enterik aspirin biasanya diminum saat perut kosong, dan meminumnya dengan air matang hangat akan memudahkan pelarutan obat di usus kecil, sehingga obat dapat bekerja lebih baik. Tablet salut enterik aspirin diserap relatif lambat dan dibuat menjadi tablet salut enterik, yang dapat mengurangi iritasi pada saluran pencernaan sampai batas tertentu dan meningkatkan keamanan obat.
Selama pemberian tablet salut enterik aspirin, pasien mungkin mengalami reaksi yang tidak diinginkan seperti mual, muntah, diare, sakit perut, dan kehilangan nafsu makan. Sebagian besar reaksi yang tidak diinginkan ini akan terjadi pada awal pengobatan, dan sebagian besar biasanya dapat hilang dengan sendirinya.
Tablet salut enterik aspirin dikontraindikasikan pada pasien dengan gagal ginjal berat, gagal jantung dekompensasi, gagal napas, infark miokard dan syok. Pasien lanjut usia harus memeriksa fungsi ginjal secara teratur dan menyesuaikan dosis metformin sesuai dengan fungsi ginjal.
Tablet salut enterik aspirin adalah obat resep dan harus dikonsumsi di bawah pengawasan medis.