Cara menggunakan botol sampel untuk tinja

Botol sampel tinja dibuka dan diambil sepotong tinja pasien yang masih segar seukuran kacang kedelai, tanpa bahan lain yang tercampur ke dalam botol sampel.
Botol sampel feses biasanya steril, dan pasien harus berhati-hati agar tidak mencampur feses dengan air seni, kotoran lain, atau mengambil feses dari popok, tisu, atau genangan feses yang tidak bersih, yang dapat terkontaminasi dan menyebabkan kesalahan pada hasil tes.
Untuk membuang feses, gunakan sendok kecil pada tutup botol sampel. Umumnya, sejumlah kecil feses seukuran kacang kedelai sudah cukup, atau sampai ke posisi tampung botol sampel. Penting untuk tidak menyentuh apa pun selain tinja pasien saat mengambil sampel.
Jika hasil sampel feses tidak normal, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan melakukan pengobatan atau terapi.