Pasien kanker mungkin takut dingin, tetapi rasa takut dingin belum tentu merupakan manifestasi dari kanker, hal ini juga dapat disebabkan oleh alasan lain, seperti kedinginan, hipotiroidisme, kekurangan nutrisi, tekanan darah rendah, dll. Sebagian besar pasien kanker memiliki kekebalan tubuh yang rendah akibat terkikisnya sistem kekebalan tubuh oleh sel tumor. Sebagian besar pasien kanker memiliki kekebalan tubuh yang rendah akibat terkikisnya sistem kekebalan tubuh oleh sel tumor, sehingga mudah terserang berbagai mikroorganisme patogen dan menyebabkan infeksi, seperti jamur, virus, bakteri, dsb. Setelah terinfeksi, gejala seperti demam dan takut dingin dapat muncul, namun, gejala takut dingin ini juga dapat disebabkan oleh hal lain yang belum tentu disebabkan oleh kanker. 1. Pilek: ketika daya tahan tubuh rendah, maka mudah terganggu oleh virus, sehingga membentuk serangkaian reaksi inflamasi, seperti oedema dan penyumbatan selaput lendir saluran pernapasan bagian atas, dll. Pada saat ini, mudah bermanifestasi sebagai pilek, hidung tersumbat, radang tenggorokan dan demam, dll. Demam juga disertai dengan klonus pada otot rangka, sehingga manifestasi rasa takut dingin dan menggigil akan muncul. 2. Hipotiroidisme: karena melemahnya metabolisme energi, tingkat metabolisme basal menurun, dan tubuh dalam keadaan metabolisme rendah, sehingga akan menggigil. 3. Kekurangan nutrisi: karena asupan nutrisi yang tidak mencukupi, tubuh tidak dapat menghasilkan panas yang cukup, juga rentan menggigil. 4. Tekanan darah rendah: Saat tekanan darah rendah, sirkulasi darah melambat dan suplai darah menjadi buruk, yang juga dapat menyebabkan menggigil. Ada banyak penyebab menggigil, dan menggigil sederhana belum tentu disebabkan oleh kanker; selain alasan di atas, faktor lingkungan dan pakaian yang kurang tepat juga dapat menyebabkan menggigil; jika gejalanya sudah berlangsung lama dan sulit untuk dihilangkan, perlu berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin agar tidak menunda kondisinya.