Pingsan yang tidak disadari dapat disebabkan oleh hipoglikemia, suplai darah yang tidak mencukupi ke otak, aritmia jantung, dan penyakit lainnya. 1. Hipoglikemia: Hipoglikemia adalah sekelompok sindrom yang terutama ditandai dengan konsentrasi glukosa darah yang rendah, eksitasi saraf simpatis dan hipoksia sel-sel otak, dan gejalanya biasanya dimanifestasikan sebagai berkeringat, kelaparan, panik, gemetar, pucat, bahkan koma. 2. Pasokan darah yang tidak mencukupi ke otak: Pasokan darah yang tidak mencukupi ke otak berarti pasokan darah ke bagian tertentu dari otak manusia tidak mencukupi, yang menyebabkan gangguan fungsi otak. Karena rangsangan dari luar, rasa sakit dan ketidaknyamanan, hal ini menyebabkan refleks vasovagal, yang menyebabkan berkurangnya volume darah balik dan ketidakcukupan suplai darah ke otak untuk sementara, sehingga menyebabkan pingsan yang tidak disadari. 3. Aritmia: Aritmia adalah istilah umum untuk gejala-gejala seperti detak jantung yang tidak teratur, terlalu cepat atau terlalu lambat yang disebabkan oleh fungsi konduksi listrik yang tidak normal pada jantung. Hal ini dapat menyebabkan jantung berdebar, pusing atau bahkan pingsan dan kematian mendadak. Kondisi pingsan tak sadarkan diri juga dapat disebabkan oleh alasan lain, dan disarankan agar pasien segera mencari pertolongan medis untuk pemeriksaan terperinci dan perawatan tepat waktu.