Kacang kenari dapat dimakan dalam jumlah sedang selama kehamilan. Kacang kenari kaya akan protein, asam linolenat, vitamin E, vitamin B, dan mineral seperti kalsium, zat besi, dan fosfor yang bermanfaat bagi perkembangan sistem saraf janin dan meningkatkan perkembangan otak, serta kesehatan fisik ibu hamil dan meningkatkan kekebalan tubuh. Kenari dapat melembabkan kulit dan membuat kulit ibu hamil menjadi elastis. Anda tidak perlu mengonsumsi terlalu banyak kacang kenari, cukup 3-5 butir sehari. Kacang kenari adalah makanan berminyak yang besar, sehingga wanita dengan lipid darah tinggi dan gula darah tinggi tidak boleh memakannya terlalu banyak untuk menghindari pembebanan pada tubuh mereka. Anda tidak hanya harus makan kenari setelah hamil, tetapi juga kacang-kacangan lainnya, seperti kacang tanah dan chestnut. Anda juga harus memperhatikan untuk makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan segar, seperti tomat, seledri, lobak, akar teratai, pisang, anggur, manggis, dan jeruk. Penting untuk memiliki pola makan yang lengkap selama kehamilan, dengan campuran yang baik antara daging dan sayuran, seperti produk kedelai, produk susu, daging tanpa lemak, ikan, dan udang untuk memenuhi kebutuhan fisik ibu hamil dan janin.