Pasien dengan ektasia patela kongenital yang tidak terlalu parah umumnya tidak terlalu berpengaruh, sedangkan kasus yang parah dapat menyebabkan dislokasi patela, kelainan cara berjalan, dan penuaan dini pada sendi. 1. Dislokasi patela: pasien dengan luxasi patela kongenital dapat menderita atrofi paha depan, yang dapat dengan mudah menyebabkan dislokasi patela, terutama setelah pasien mengalami cedera. 2. Kelainan berjalan: pasien dengan ektropion patela kongenital yang parah dapat menyebabkan kelainan perkembangan sendi patellofemoral, yang mengakibatkan kelainan berjalan. 3. Penuaan dini pada sendi: akibat perpindahan patela bawaan, kekuatan antara sendi tulang berubah, yang akan menyebabkan keausan serius pada sendi, sehingga mengakibatkan gejala penuaan dini. Selain hal-hal di atas, luxasi patela kongenital juga akan menyebabkan nyeri kaki, penurunan kualitas hidup, dan bahkan memengaruhi kehidupan normal dan pekerjaan. Oleh karena itu, jika didiagnosis dengan penyakit-penyakit yang disebutkan di atas, dianjurkan untuk melakukan perawatan rutin sedini mungkin di bawah bimbingan dokter.