Bentol gatal pada kaki dianggap terkait dengan reaksi gigitan serangga, dermatitis kontak, urtikaria, kudis, atau penyakit lainnya. 1. Reaksi gigitan serangga: gigitan nyamuk pada kulit di kaki yang disebabkan oleh reaksi gigitan serangga, dapat menyebabkan beberapa pasien mengalami benjolan kecil di kaki yang terasa gatal. Kaki pasien juga dapat muncul kerusakan seperti donat berwarna merah terang fusiform, tetapi juga dapat menunjukkan edema, eritema, lecet dan gejala lainnya. 2. Dermatitis kontak: dermatitis kontak disebabkan oleh kontak kulit dengan zat eksogen, seperti ulat, bunga, kebutuhan sehari-hari. Penyakit ini akan menyebabkan eritema kulit lokal, edema, papula, lecet dan gatal-gatal pada kulit, rasa terbakar, dll., sehingga beberapa pasien dapat bermanifestasi sebagai bentol-bentol gatal pada kaki. 3. Urtikaria: urtikaria berhubungan dengan alergi, infeksi, autoimun dan faktor lainnya, pasien sering bermanifestasi dalam ukuran dan bentuk angin, angioedema, mudah disertai rasa gatal. Oleh karena itu, beberapa pasien dengan urtikaria akan muncul fenomena gatal-gatal benjolan kecil di kaki. 4. Kudis: Kudis adalah penyakit yang disebabkan oleh parasit tungau kudis di kulit, yang dapat menyebabkan beberapa pasien mengalami bentol gatal di kaki. Kudis terutama bermanifestasi sebagai jerawat, kulit juga dapat muncul garis-garis kecil, terangkat, berwarna putih keabu-abuan atau hitam muda, bagian atas jerawat juga dapat melepuh kecil, sensasi gatal yang hebat dan sebagainya. 5. Penyakit lain: eksim, psoriasis, kurap, dan penyakit lain dapat menyebabkan bentol gatal pada kaki. Disarankan agar penderita bentol gatal di kaki berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan, dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan setelah mengklarifikasi penyebab penyakit. Perhatian harian terhadap perawatan kulit, untuk menghindari gesekan dan rangsangan benda asing, gatal tidak boleh digaruk.