Penonjolan mata akibat hipertiroidisme dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata, dan operasi penonjolan mata bervariasi, tergantung pada kondisi masing-masing individu, sehingga memerlukan konsultasi dengan dokter spesialis. Operasi penonjolan mata untuk hipertiroidisme umumnya meliputi operasi dekompresi orbita, operasi otot ekstraokular, dan terapi dekompresi orbita, yang dapat melindungi dan memulihkan penglihatan. Tergantung pada kondisi pasien, satu operasi mata atau dua operasi mata biasanya dilakukan sesuai anjuran dokter. Penting untuk diperhatikan, jika pasien memiliki gejala proptosis pada kedua mata dan secara fisik dapat mentoleransi operasi pada kedua mata secara bersamaan, maka umumnya disarankan untuk mengoperasi kedua mata secara bersamaan. Hal ini akan mengurangi kebutuhan untuk operasi kedua dan anestesi, mengurangi biaya operasi, serta mengurangi kejadian penglihatan ganda dan penglihatan ganda setelah operasi. Dianjurkan agar pasien hipertiroid yang memerlukan pembedahan berkonsultasi dengan ahli medis.