Bayi gemetar sering terjadi pada situasi berikut: 1, termasuk dalam situasi normal, karena bayi kecil, perkembangan korteks serebral belum sempurna, pusat otak pada tungkai atau ujung batang tubuh kemampuan kontrol tindakan masih buruk, ketika bayi memegang tangan untuk mendapatkan sesuatu atau fokus pada suatu hal, anggota badan dan batang tubuh mudah muncul gemetar. Fenomena ini akan menghilang ketika korteks serebral berkembang dengan baik dan kemampuan mengendalikan batang tubuh meningkat seiring bertambahnya usia. 2. Mioklonus infantil, merupakan manifestasi dari epilepsi, dapat terjadi pada bayi tanpa pemicu apapun, terkadang disertai dengan menggigilnya tungkai atau tubuh yang mencondongkan badan ke depan, terkadang disertai dengan warna ungu di sekitar mulut dan mata yang mendelik, bila terdapat manifestasi tersebut, segera ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan EEG atau CT kranial serta pemeriksaan lain yang terkait bila perlu.