Pasien dengan hipertensi berisiko mengalami kantuk yang mudah. Hipertensi adalah penyakit kronis yang paling umum dan merupakan faktor risiko yang paling penting untuk penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular. Hipertensi jangka panjang dapat menyebabkan iskemia dan degenerasi pembuluh darah otak, yang mengakibatkan aterosklerosis otak, yang menyebabkan suplai darah tidak mencukupi ke pembuluh darah otak. Pasokan darah yang tidak mencukupi ke pembuluh darah otak dapat menyebabkan iskemia dan hipoksia di otak, sehingga membuat pasien hipertensi mudah mengantuk. Selain rasa kantuk yang disebabkan oleh kurangnya suplai darah ke pembuluh darah otak akibat hipertensi, perlu diperhatikan juga bahwa beberapa penyakit lain juga dapat menyebabkan rasa kantuk, seperti anemia, malnutrisi, kecemasan, dan depresi. Jika tidak ada perbaikan pada rasa kantuk berdasarkan kontrol aktif tekanan darah, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk meningkatkan pemeriksaan yang relevan dan mengklarifikasi penyebab penyakit agar tidak menunda kondisi dan menyebabkan konsekuensi yang merugikan.