Masalah pada serviks tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Kelainan pada serviks biasanya perlu ditentukan dengan tes khusus seperti USG vagina, kolposkopi, dan sitologi serviks. Tidak adanya kelainan pada posisi, ukuran dan bentuk serviks, serta jumlah dan warna keputihan yang normal biasanya tidak menyebabkan lesi serviks. Namun, jika Anda menginginkan diagnosis yang tepat, Anda perlu menggunakan tes profesional. Kelainan pada serviks dapat disebabkan oleh penyakit seperti kista serviks, polip serviks, fibroid serviks, dan kanker serviks. Ultrasonografi vagina dapat memeriksa kista serviks, polip serviks, fibroid serviks, dll. Kolposkopi untuk kanker serviks dilakukan untuk memeriksa lesi pada jaringan vagina, serviks dan vulva, dan lebih sering digunakan dalam diagnosis kanker serviks, sedangkan sitologi serviks adalah metode untuk memastikan diagnosis kanker serviks. Ketika terdapat kelainan pada serviks, dapat timbul gejala seperti keputihan yang tidak normal dan menstruasi yang tidak teratur, sehingga masalah pada serviks tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, dan perlu dilakukan pemeriksaan ke rumah sakit, dan sesuai dengan hasil pengobatan standar oleh dokter.